Bagian B — Prosedur Penggunaan per Modul

Bagian ini memandu tugas sehari-hari langkah demi langkah. Setiap prosedur mengikuti format seragam: Tujuan → Pelaku → Prasyarat → Langkah → Hasil → Kesalahan umum. Bagian ini dapat diikuti tanpa pendampingan, bahkan oleh pengguna baru.

B.1 Master Data

Master Data adalah data acuan yang dipakai seluruh modul: Bagan Akun, Unit, Periode, dan Pengguna. Menu ini umumnya dikelola Administrator/Staf Akuntansi. Buka melalui Pengaturan → Master Data, lalu pilih tab yang sesuai.

Prosedur B.1.1 — Menambah akun pada Bagan Akun (COA)

TujuanMenambah akun baru ke daftar akun.
PelakuAdmin / Staf Akuntansi.
PrasyaratMengetahui kode, tipe, dan saldo normal akun.
  1. Buka tab Bagan Akun. Daftar akun tampil berjenjang beserta saldo normal (D/K).
  2. Klik + Tambah akun.
  3. Isi kode, nama, pilih tipe (aset, liabilitas, aset neto, pendapatan, beban), saldo normal, dan induk akun bila ada.
  4. Klik Simpan.
Bagan akun
Gambar B1.1 — Bagan Akun (Chart of Accounts).
Hasil: Akun baru muncul di daftar dan siap dipakai pada jurnal (jika ditandai dapat diposting).
Kesalahan umum: kode akun ganda ditolak. Akun "induk" (header) sebaiknya tidak dapat diposting — jadikan hanya akun paling rinci yang dapat diposting.

Prosedur B.1.2 — Membuka atau mengunci periode

TujuanMengizinkan/menghentikan posting pada suatu bulan.
PelakuAdmin / Bendahara / Pengurus.
PrasyaratRekonsiliasi bulan tersebut selesai (untuk mengunci).
  1. Buka tab Periode. Setiap bulan menampilkan status terbuka/terkunci.
  2. Klik tombol kunci/buka pada baris bulan yang dituju.
  3. Konfirmasikan. Periode terkunci menolak jurnal baru bertanggal di dalamnya.
Periode
Gambar B1.2 — Pengelolaan periode akuntansi.
Unit, pengguna, dan penetapan peran dikelola di tab Unit dan Pengguna dengan pola yang sama (Tambah → isi → Simpan). Pada tab Pengguna, Administrator menetapkan email, peran, dan unit penempatan.

B.2 Jurnal Umum

Jurnal Umum adalah inti pembukuan. Alur bakunya: Draft → Ajukan → Setujui → Diposting, dengan koreksi hanya melalui jurnal balik.

Prosedur B.2.1 — Membuat dan mengajukan jurnal

TujuanMencatat transaksi berpasangan yang seimbang.
PelakuStaf Akuntansi / Kasir / Bendahara / Admin.
PrasyaratPeriode terbuka; akun tersedia di COA.
  1. Buka Jurnal Umum → + Buat jurnal.
  2. Isi tanggal, unit, dan deskripsi transaksi.
  3. Tambahkan baris: pilih akun, unit, lalu isi nominal pada kolom Debit atau Kredit. Tambah baris sesuai kebutuhan.
  4. Pastikan total Debit = total Kredit (indikator seimbang di bawah tabel).
  5. Klik Ajukan persetujuan. Nomor jurnal otomatis diberikan saat diajukan.
Form jurnal
Gambar B2.1 — Formulir pembuatan jurnal.
Hasil: Jurnal berstatus Menunggu, menunggu persetujuan. Saldo belum berubah.
Kesalahan umum: tombol Ajukan nonaktif berarti jurnal belum seimbang — periksa selisih Debit/Kredit. Menyimpan sebagai draft dulu juga diperbolehkan bila data belum lengkap.

Prosedur B.2.2 — Menyetujui atau menolak (Bendahara)

TujuanMemvalidasi lalu memposting jurnal.
PelakuBendahara / Pengurus / Admin.
PrasyaratAda jurnal berstatus Menunggu.
  1. Buka Jurnal Umum, klik baris berstatus Menunggu.
  2. Periksa akun dan nominal pada bukti jurnal.
  3. Klik Setujui & posting untuk memposting, atau Tolak disertai alasan.
Approval bendahara
Gambar B2.2 — Tampilan persetujuan: tombol Setujui (1) dan Tolak (2).
Hasil: Jurnal menjadi Diposting dan memengaruhi saldo. Jika ditolak, kembali dapat diperbaiki pembuatnya.
Bila jurnal beban melampaui pagu anggaran (RKAT), sistem memperingatkan. Penyetuju dapat tetap menyetujui dengan konfirmasi melampaui pagu (lihat B.5).

Prosedur B.2.3 — Koreksi melalui jurnal balik & cetak voucher

TujuanMengoreksi jurnal terposting yang keliru.
PelakuBendahara / Pengurus / Admin.
PrasyaratJurnal sudah Diposting; periode masih terbuka.
  1. Buka detail jurnal terposting yang keliru.
  2. Klik Buat jurnal balik. Sistem membentuk jurnal kebalikannya dan mempostingnya.
  3. Buat jurnal baru yang benar (Prosedur B.2.1).
  4. Untuk arsip, klik Cetak voucher guna mencetak bukti jurnal yang rapi.
Voucher jurnal
Gambar B2.3 — Voucher jurnal siap cetak.
Kesalahan umum: mencari tombol "Edit/Hapus" pada jurnal terposting — tidak ada, memang disengaja. Selalu gunakan jurnal balik.

B.3 Kas & Bank

Modul ini untuk mencatat penerimaan/pengeluaran kas dan merekonsiliasi mutasi bank. Kasir dapat mencatat kas tanpa memahami debit/kredit — cukup memilih kategori.

Prosedur B.3.1 — Mencatat penerimaan kas (Kasir)

TujuanMencatat uang masuk ke kas/bank.
PelakuKasir / Staf Akuntansi / Bendahara.
PrasyaratRekening & kategori sudah disiapkan admin.
  1. Buka Kas & Bank → Penerimaan kas.
  2. Pilih rekening tujuan, tanggal, dan kategori penerimaan (mis. "Pendapatan pendaftaran").
  3. Isi jumlah dan catatan, lalu Simpan.
Penerimaan kas
Gambar B3.1 — Formulir penerimaan kas (tampilan Kasir).
Hasil: Sistem membentuk jurnal berstatus Menunggu untuk disetujui Bendahara. Kasir tidak perlu menentukan akun — kategori sudah memetakannya.
Kesalahan umum: memilih kategori yang salah. Bila ragu, konsultasikan pemetaan kategori→akun ke Staf Akuntansi. Pengeluaran kas mengikuti langkah serupa pada tab Pengeluaran kas.

Prosedur B.3.2 — Rekonsiliasi bank dari CSV mutasi

TujuanMencocokkan catatan sistem dengan mutasi bank.
PelakuStaf Akuntansi / Bendahara / Admin.
PrasyaratFile CSV mutasi dari internet banking.
  1. Buka Kas & Bank → Rekonsiliasi bank, pilih rekening.
  2. Unggah CSV mutasi. Petakan kolom (tanggal, keterangan, debit/kredit) sesuai format bank Anda.
  3. Klik Cocokkan otomatis — sistem memasangkan mutasi dengan transaksi bernominal sama dan tanggal ±3 hari.
  4. Cocokkan sisanya secara manual; selesaikan selisih bila ada.
Rekonsiliasi bank
Gambar B3.2 — Rekonsiliasi bank & impor CSV.
Kesalahan umum: impor gagal karena pemetaan kolom keliru atau format tanggal berbeda. Periksa kembali kolom mana yang berisi tanggal dan nominal.

B.4 Piutang Siswa (SPP)

Mengelola tagihan SPP: data siswa, penerbitan tagihan massal, pembayaran, umur piutang (aging) & CKPN, serta pengakuan pendapatan bulanan.

Prosedur B.4.1 — Menambah & mengimpor siswa

TujuanMendata siswa penerima tagihan.
PelakuAdmin / Staf Akuntansi.
PrasyaratUntuk impor: file CSV berisi kolom nim, nama, unit.
  1. Buka Piutang SPP → Siswa.
  2. Untuk satu siswa: + Tambah siswa, isi data, Simpan.
  3. Untuk banyak sekaligus: klik Impor CSV, unduh templat bila perlu, pilih berkas, tinjau pratinjau, lalu Simpan.
Impor siswa CSV
Gambar B4.1 — Impor siswa dari CSV dengan pratinjau.
Hasil: Ringkasan impor menampilkan jumlah berhasil dan dilewati (mis. NIS/NISN duplikat atau unit tak dikenal) beserta alasannya.

Prosedur B.4.2 — Menerbitkan tagihan SPP massal

TujuanMembuat tagihan satu semester untuk banyak siswa.
PelakuAdmin / Staf Akuntansi / Bendahara.
PrasyaratData siswa sudah ada.
  1. Buka tab Generate tagihan massal.
  2. Isi semester, nominal, tanggal, jatuh tempo, dan tenor amortisasi.
  3. Pilih siswa sasaran (per unit/angkatan), lalu Terbitkan.
Generate tagihan
Gambar B4.2 — Penerbitan tagihan SPP massal.
Hasil: Untuk tiap siswa terbentuk jurnal (D) Piutang SPP / (K) Pendapatan Diterima di Muka. Siswa yang sudah punya tagihan pada semester sama dilewati otomatis.

Prosedur B.4.3 — Mencatat pembayaran (lunas atau cicilan)

TujuanMencatat pembayaran SPP siswa.
PelakuAdmin / Staf / Kasir / Bendahara.
PrasyaratTagihan sudah terbit.
  1. Buka tab Daftar tagihan. Cari tagihan siswa.
  2. Klik Catat bayar pada baris tagihan.
  3. Isi jumlah (boleh sebagian untuk cicilan), rekening penerima, tanggal, metode. Klik Simpan.
Catat pembayaran
Gambar B4.3 — Mencatat pembayaran/cicilan SPP.
Kesalahan umum: mencatat pembayaran SPP lewat modul Kas (kategori umum) alih-alih di sini. Selalu catat pembayaran SPP melalui tombol Catat bayar agar buku besar Piutang tetap sinkron dengan rincian tagihan. (Lihat FAQ di D.4.)

Prosedur B.4.4 — Mencatat keringanan / beasiswa

TujuanMengurangi tagihan SPP tanpa kas (potongan/diskon atau beasiswa).
PelakuAdmin / Staf Akuntansi / Bendahara.
PrasyaratTagihan masih bersisa.
  1. Buka tab Daftar tagihan, klik Keringanan pada baris tagihan.
  2. Pilih jenis: Potongan/diskon (kebijakan harga) atau Beasiswa.
  3. Isi jumlah (sebagian untuk parsial, atau seluruh sisa untuk penuh), tanggal, dan keterangan. Klik Simpan.
Hasil: sisa tagihan berkurang & jurnal terbentuk otomatis — Potongan: (D) Potongan SPP 4150 / (K) Piutang (pendapatan neto turun); Beasiswa: (D) Beban Beasiswa 5350 / (K) Piutang (pendapatan tetap bruto). Aging, CKPN, dan buku besar tetap konsisten.
Keringanan/beasiswa
Gambar B4.6 — Mencatat keringanan / beasiswa SPP.
Beasiswa parsial menutup sebagian sisa (siswa membayar selebihnya); penuh menutup seluruh sisa. Perlakuan akuntansi lengkap di C.9.

Prosedur B.4.5 — Membaca aging & memproses CKPN

TujuanMenilai umur piutang dan cadangan kerugian.
PelakuStaf Akuntansi / Bendahara.
PrasyaratAda piutang beredar.
  1. Buka tab Aging & CKPN. Piutang dikelompokkan per bucket umur dengan tarif cadangan yang dapat dikonfigurasi.
  2. Sesuaikan tarif per bucket bila kebijakan berubah.
  3. Klik Buat draft CKPN. Sistem membuat jurnal penyesuaian (D) Beban CKPN / (K) CKPN berstatus draft untuk ditinjau.
Aging & CKPN
Gambar B4.4 — Umur piutang & perhitungan CKPN.

Prosedur B.4.6 — Menjalankan pengakuan pendapatan bulanan

TujuanMengamortisasi pendapatan diterima di muka (PSAK 72).
PelakuAdmin / Staf / Bendahara.
PrasyaratAda tagihan bertenor amortisasi.
  1. Buka tab Pengakuan pendapatan, pilih tahun dan bulan.
  2. Tinjau pratinjau jumlah yang akan diakui.
  3. Klik Jalankan. Sistem memindahkan porsi bulan tersebut dari Pendapatan Diterima di Muka ke Pendapatan SPP.
Pengakuan pendapatan
Gambar B4.5 — Pengakuan pendapatan bulanan (amortisasi).
Proses bulan yang sama tidak dapat dijalankan dua kali (dicegah sistem), sehingga aman diulang.

B.5 Anggaran (RKAT)

RKAT menetapkan pagu belanja per unit dengan alur Draft → Diajukan → Disahkan. Setelah disahkan, pagu ditegakkan pada posting beban.

Prosedur B.5.1 — Menyusun, mengajukan, mengesahkan RKAT

TujuanMenetapkan anggaran belanja unit.
PelakuSusun: Staf/Bendahara. Sahkan: Pengurus Yayasan.
PrasyaratPilih satu unit (bukan konsolidasi).
  1. Buka Anggaran (RKAT), pilih unit dan tahun di kanan atas.
  2. Saat status Draft: isi pagu tiap pos beban, lalu Ajukan RKAT.
  3. Pengurus Yayasan membuka halaman yang sama dan klik Sahkan RKAT.
Realisasi anggaran
Gambar B5.1 — Laporan realisasi vs anggaran (pagu, realisasi, sisa, %).
Hasil: Batang persentase menandai pos yang waspada (≥80%) dengan warna emas dan yang melampaui pagu dengan merah. Posting beban yang melampaui pagu RKAT yang telah disahkan akan diblokir (kecuali penyetuju meng-override).

B.6 Laporan Keuangan

SAS menyajikan empat laporan ISAK 35. Buka Laporan Keuangan, pilih jenis laporan, rentang tanggal, dan unit (atau Konsolidasi).

Prosedur B.6.1 — Menghasilkan & mengekspor laporan

TujuanMenyajikan laporan keuangan resmi.
PelakuSemua peran (lihat); umumnya Staf/Bendahara/Pengurus.
PrasyaratJurnal periode terkait sudah diposting.
  1. Pilih jenis: Posisi Keuangan, Penghasilan Komprehensif, Perubahan Aset Neto, atau Arus Kas.
  2. Atur periode dan pilih unit atau Konsolidasi — semua unit.
  3. Klik Export PDF (cetak) atau Export Excel sesuai kebutuhan.
Laporan posisi keuangan
Gambar B6.1 — Laporan Posisi Keuangan (konsolidasi).
Pada mode konsolidasi, jika akun antar-unit belum nol sempurna, muncul peringatan eliminasi beserta selisihnya. Telusuri via Buku Besar akun antar-unit (lihat C.4).

B.7 Dashboard dan Jejak Audit

Dashboard merangkum kondisi keuangan; Jejak Audit menelusuri setiap perubahan.

Membaca dashboard

Kartu atas menampilkan Total Aset, Kas & Bank, Aset Neto, Surplus/Defisit YTD, Piutang Beredar (dengan CKPN), Serapan Anggaran, Siswa Aktif, dan jumlah dokumen Menunggu Persetujuan. Di bawahnya: kinerja per unit, umur piutang, tren penerimaan 12 bulan, dan status eliminasi antar-unit. Lihat Gambar A.2.

Menelusuri jejak audit

  1. Buka Jejak Audit.
  2. Saring berdasarkan entitas atau aksi, atau ketik kata kunci lalu Enter.
  3. Baca siapa melakukan apa dan kapan.
Jejak audit
Gambar B7.1 — Jejak audit dengan penyaring & pencarian.

B.8 Rutinitas Periodik (Checklist)

Harian — Kasir

Bulanan — Staf Akuntansi

Tahunan — Bendahara/Pengurus

Tutup buku
Gambar B8.1 — Tutup buku tahunan (Administrasi).